KehidupanPolitikpada
Masa DemokrasiTerpimpin
NAMA: KRESENSIA
Kata
demokrasiberasaldari Bahasa Yunanidemokratiaataukekuasaanrakyat, yang
terbentukdari kata demos yang berartirakyat, dankratos yang
memilikiartiyaitukekuatanataukekuasaan. Padaabad ke-5 SM untukmenyebut system
politiknegara-kotaYunani, salahsatunya Athena; kata inimerupakanantonimdariaristocratieataukekuasaanelit.
Demokrasiterpimpinadalahsebuah system
demokrasidimanaseluruhkeputusansertapemikiranberpusatpadapemimpinnegara. Demokrasiterpimpininiadalah
system politik di Indonesia daritahun 1957 sampaiberakhirtahun 1966
yaituketikaordebarudimulai.
DemokrasiterpimpininimerupakangagasanPresidenSoekarno yang
berupayauntukmembawastabilitaspolitik. Pahamdemokrasiiniberdasarkanpahamkerakyatan
yang di pimpinolehhikmatkebijaksanaandalampermusyawaratan/ perwakilan (sila
ke-4 pancasila).
SetelahadanyaDekritpresiden
1957,
presidenmelakukanpenataankehidupanpoltiksesuaiketentuan-ketentuandemokrasiterpimpin.
Selaindibentuknyakabinetkerja, jugadibentuklembaga-lembaganegaraseperti MPRS,
DPR-GR dan Front Nasional. Keanggotaanumumlembagaitudisusunberdasarkankomposisi
gotong-royong sebagaiperwujudandemokrasiterpimpin. TNI dan POLRI
disatukanmenjadiAngkatanBersenjataRepublik Indonesia(ABRI) yang
terdiriatasempatangkatanyaitu TNI AD, TNI AU dan TNI ALdanAngkatanKepolisian.
Masing-masingangkatandipimpinolehseorangMentriPanglimaAngkatan yang
kedudukannyalangsungberadadibawahpresidenatauPanglimaTertinggi ABRI. Golongan
ABRI diakuisebagaisalahgolonganfungsionaldanmerupakansalahsatukekuatansosialpolitik.
Dengandemikian, ABRI
dapatmemainkanperanannyasebagaisalahsatukekuatansosialpolitik.
BerdasarkanPenpers No.7
tahun 1959 tanggal 31 Desember 1959,
kehidupanpartaipolitikditatadenganmenetapkansyarat-syarat yang hams
dipenuhiolehpartaipolitik. Partaipolitik yang tidakmemenuhisyaratdihapuskan,
misalnyadenganjumlahanggotanyaterlalusedikit. DengandikeluarkannyaPenpresitu,
partaipolitik yang masihbertahanadalah PNI, PartaiMasyumi, Partai NU, PKI,
PartaiKatolik, Parkindo, PSI, PartaiMurba, Partai IPKI, PSII, danPartaiPerti.
Tindakan yang dilakukanpemerintahadalahuntukpenyederhanaankepartaian.
Sementaraitu, sejumlahtokohdariPartaiMasyumidan PSI terlibatdalamgerakan
PRRI-permesta, sehinggakeduapartaiinidibubarkanolehpemerintah. Dalamkeadaanini,
kekuatanpolitik yang adapadawaktuituadalahpresidendan ABRI sertapartai-partai,
terutama PKI. PresidenSoekartodalampolitiknyaberusahauntukmenjagakeseimbangan (balance of power) dalamtubuh ABRI
danantara ABRI denganpartaipolitik. Untukmenjagakeseimbangan, PresidenSoekarnomemerlukandukungandari
PKI. Namun, PKI hanyamengutamakankepentingannyasendiri agar
dapatmenjalankanperanannya yang dominan di bidangpolitik. Dominasi PKI
itudiperolehdenganmendukungkonsepNasakomPresidenSoekarno.
Sementaraitutuduhanterhadap
PKI yang bersifatkurangnasionaldan anti agama dijawabbahwa PKI menerimaManipol
(Manifesto politik) yang didalamnyamencakup Pancasila.
AjakanPresidenSoekarnosupayajangankomunistophobi(takutterhadapkomunis)
sangatmenguntungkan PKI danmenjadikan PKI aman. PKI
mendapatkeuntungandanperlindungandarikebijakanpolitikPresidenSoekarno. PKI
dicurigaimempunyaikeinginanuntukmerebutkekuasaanpemerintahan.
Kecurigaaniniberdasarkanpengalaman masa lalu, yaitupemberontakan PKI di Madiuntahun
1948. Padatahun 1964, ditemukandokumen yang memuatrencana PKI merebutkekuasaan.
PKI menyatakandokumenitupalsu. DengandukunganpresidenSoekarnodandominasi di
bidangpolitik, tidakadatindakanlanjutatastuduhanitu. D.N.Aidit (Ketua PKI)
dihadapanpesertakursus Kader
RevolusimenyatakanbahwaPancasila
hanyamerupakanalatpemersatudankalausudahbersatu, Pancasila tidakdiperlukanlagi.PernyataanitutidakmendapattindakandanperingatandariPresidenSoekarno,
sehingga PKI dapatmelakukanintimidasidan terror politik di segalabidang.
Padabidangkebudayaandanpers,
PKI mempengaruhiPresidenSoekarnountukmelarang Manifesto Kebudayaan (manikebu)
danBarisanPendukungSoekarno(BPS) alasankeduanyadidukungdinasintelijen AmerikaSerikat (CIA). Sebernatnya yang
ditentang PKI bukan Manifesto Kebudayaan, tetapiterselenggaranyaKonferensiKaryawanPengarang
Indonesia (KKPI) yang
berhasilmembentukorganisasipengarangdengannamaPersatuanKaryawanPengarang
Indonesia (PKPI). Selainitu, PKI jugaberhasilmempengarugi Antara (Kantor
berita) dan BRI.
Di bidangkepartaian,
PKI berhasilmenfitnahPertaiMurba,
sehinggapartaiitudibubarkanolehPresidenSoekarno. Selainitu, PKI
jugamengadakanpenyusupankepartai-partai lain. PNI yngdipimpinoleh Ali
SastroamidjojosebagiketuadanJendralSurachmansebagaisekretarisjendralnyadisusupi
PKI. Besarnyapengaruh PKI pada PNI (Ali-Surachman) menyebabkanmarhaenismediberiartimarxisme yang
diterapkan di Indonesia. Tokoh-tokohmarchaenismesejatisepertiOsa Maliki
dipecatdarikeanggotaanpartai. GolonganOsa Maliki membentukpengurustandingan,
sehinggaterbentuklah PNI Osa-Usep (ketuanyaOsa Maliki
dansekretarisjendralnyaUsepRanuwijaya). Dengandemikian, PNI pecahmenjadidua.
Padabidang agrarian danpertanian,
PKI menjadiormasnya, BarisanTani Indonesia (BTI) berhasilmengacaukanpelaksanaanlandreformdi
beberapatempatdanmelakukanaksisepihakdalambentukpenyerobotantanahseperti di
Klaten, Boyolali, Kediri (PeristiwaJengkol) dan Sumatera Utara (Peristiwa
Bandar Betsy). Aksisepihakitubertujuanuntukmengacaukankeadaandansebagaialatukuruntukmengetahuireaksidantindakan
yang akandilakukanolehpihak ABRI. Dalamusahamempengaruhi ABRI, PKI
mempergunakanjalurresmidantidakresmi. JalurresmiadalahkomisarisPolitikNasakom
yang mendampingiPanglimaatauKomandanKesatuan.
Sedangkanjalurtidakresmiadalahmelalui Biro Khusus yang diketuaiolehKamaruzaman
(Syam). TernyatamelaluipenempatanKomisarisPolitikNasakom yang terdiriatas PNI
dan NU, PKI kurangberhasilkarenaketangguhansikappimpinan ABRI. ABRI
mampumenanggulangipengaruh PKI, bahkandapatmenjadipenghalang PKI
dalamusahanyamembentuknegarakomunis. Olehkarenaitu, padaperistiwaGerakan 30
September, yang dijadikansasaran PKI adalah ABRI, khususnyaAngkatanDarat.
Republik Rakyat Cina
(RRC) menyarankan agar
presidenSoekarnomembentukAngkatanKelimauntukmelengkapiangkatan yang
sudahadadengantujuanuntukmemperkuatkedudukan PKI. PresidenSoekarnotidaksetujudenganpembentukanangkatankelima,
dandengantegasditolakolehpimpinanAngkatanDarat.Akhirnya, PKI menganjurkan agar
dibentukKabinetNasakom. Namunanjurantersebutmembawahasilsedikit,
yaitudengandiangkatnyabeberapatokoh PKI, sepertiD.N.Aidit, M.H Lukman,
danNyotoMenjadiMenteri Negara.
Demikianartikelinisayabuatdengansebagaimanamestinya.
Semogadapatmenambahpengetahuanpembaca. Kritikdan saran yang
membangunsangatsayaharapkanuntukmembantupembuatanartikelselanjutnya yang
lebihbaiklagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar