Rabu, 04 Januari 2017

KehidupanPolitikpada Masa DemokrasiTerpimpin

NAMA: KRESENSIA


Kata demokrasiberasaldari Bahasa Yunanidemokratiaataukekuasaanrakyat, yang terbentukdari kata demos yang berartirakyat, dankratos yang memilikiartiyaitukekuatanataukekuasaan. Padaabad ke-5 SM untukmenyebut system politiknegara-kotaYunani, salahsatunya Athena; kata inimerupakanantonimdariaristocratieataukekuasaanelit.

Demokrasiterpimpinadalahsebuah system demokrasidimanaseluruhkeputusansertapemikiranberpusatpadapemimpinnegara. Demokrasiterpimpininiadalah system politik di Indonesia daritahun 1957 sampaiberakhirtahun 1966 yaituketikaordebarudimulai. DemokrasiterpimpininimerupakangagasanPresidenSoekarno yang berupayauntukmembawastabilitaspolitik. Pahamdemokrasiiniberdasarkanpahamkerakyatan yang di pimpinolehhikmatkebijaksanaandalampermusyawaratan/ perwakilan (sila ke-4 pancasila).  
SetelahadanyaDekritpresiden 1957, presidenmelakukanpenataankehidupanpoltiksesuaiketentuan-ketentuandemokrasiterpimpin. Selaindibentuknyakabinetkerja, jugadibentuklembaga-lembaganegaraseperti MPRS, DPR-GR dan Front Nasional. Keanggotaanumumlembagaitudisusunberdasarkankomposisi gotong-royong sebagaiperwujudandemokrasiterpimpin. TNI dan POLRI disatukanmenjadiAngkatanBersenjataRepublik Indonesia(ABRI) yang terdiriatasempatangkatanyaitu TNI AD, TNI AU dan TNI ALdanAngkatanKepolisian. Masing-masingangkatandipimpinolehseorangMentriPanglimaAngkatan yang kedudukannyalangsungberadadibawahpresidenatauPanglimaTertinggi ABRI. Golongan ABRI diakuisebagaisalahgolonganfungsionaldanmerupakansalahsatukekuatansosialpolitik. Dengandemikian, ABRI dapatmemainkanperanannyasebagaisalahsatukekuatansosialpolitik.
BerdasarkanPenpers No.7 tahun 1959 tanggal 31 Desember 1959, kehidupanpartaipolitikditatadenganmenetapkansyarat-syarat yang hams dipenuhiolehpartaipolitik. Partaipolitik yang tidakmemenuhisyaratdihapuskan, misalnyadenganjumlahanggotanyaterlalusedikit. DengandikeluarkannyaPenpresitu, partaipolitik yang masihbertahanadalah PNI, PartaiMasyumi, Partai NU, PKI, PartaiKatolik, Parkindo, PSI, PartaiMurba, Partai IPKI, PSII, danPartaiPerti. Tindakan yang dilakukanpemerintahadalahuntukpenyederhanaankepartaian. Sementaraitu, sejumlahtokohdariPartaiMasyumidan PSI terlibatdalamgerakan PRRI-permesta, sehinggakeduapartaiinidibubarkanolehpemerintah. Dalamkeadaanini, kekuatanpolitik yang adapadawaktuituadalahpresidendan ABRI sertapartai-partai, terutama PKI. PresidenSoekartodalampolitiknyaberusahauntukmenjagakeseimbangan (balance of power) dalamtubuh ABRI danantara ABRI denganpartaipolitik. Untukmenjagakeseimbangan, PresidenSoekarnomemerlukandukungandari PKI. Namun, PKI hanyamengutamakankepentingannyasendiri agar dapatmenjalankanperanannya yang dominan di bidangpolitik. Dominasi PKI itudiperolehdenganmendukungkonsepNasakomPresidenSoekarno.


Sementaraitutuduhanterhadap PKI yang bersifatkurangnasionaldan anti agama dijawabbahwa PKI menerimaManipol (Manifesto politik) yang didalamnyamencakup Pancasila. AjakanPresidenSoekarnosupayajangankomunistophobi(takutterhadapkomunis) sangatmenguntungkan PKI danmenjadikan PKI aman. PKI mendapatkeuntungandanperlindungandarikebijakanpolitikPresidenSoekarno. PKI dicurigaimempunyaikeinginanuntukmerebutkekuasaanpemerintahan. Kecurigaaniniberdasarkanpengalaman masa lalu, yaitupemberontakan PKI di Madiuntahun 1948. Padatahun 1964, ditemukandokumen yang memuatrencana PKI merebutkekuasaan. PKI menyatakandokumenitupalsu. DengandukunganpresidenSoekarnodandominasi di bidangpolitik, tidakadatindakanlanjutatastuduhanitu. D.N.Aidit (Ketua PKI) dihadapanpesertakursus Kader  RevolusimenyatakanbahwaPancasila hanyamerupakanalatpemersatudankalausudahbersatu, Pancasila tidakdiperlukanlagi.PernyataanitutidakmendapattindakandanperingatandariPresidenSoekarno, sehingga PKI dapatmelakukanintimidasidan terror politik di segalabidang.
Padabidangkebudayaandanpers, PKI mempengaruhiPresidenSoekarnountukmelarang Manifesto Kebudayaan (manikebu) danBarisanPendukungSoekarno(BPS) alasankeduanyadidukungdinasintelijen  AmerikaSerikat (CIA). Sebernatnya yang ditentang PKI bukan Manifesto Kebudayaan, tetapiterselenggaranyaKonferensiKaryawanPengarang Indonesia (KKPI) yang berhasilmembentukorganisasipengarangdengannamaPersatuanKaryawanPengarang Indonesia (PKPI). Selainitu, PKI jugaberhasilmempengarugi Antara (Kantor berita) dan BRI.
Di bidangkepartaian, PKI berhasilmenfitnahPertaiMurba, sehinggapartaiitudibubarkanolehPresidenSoekarno. Selainitu, PKI jugamengadakanpenyusupankepartai-partai lain. PNI yngdipimpinoleh Ali SastroamidjojosebagiketuadanJendralSurachmansebagaisekretarisjendralnyadisusupi PKI. Besarnyapengaruh PKI pada PNI (Ali-Surachman) menyebabkanmarhaenismediberiartimarxisme yang diterapkan di Indonesia. Tokoh-tokohmarchaenismesejatisepertiOsa Maliki dipecatdarikeanggotaanpartai. GolonganOsa Maliki membentukpengurustandingan, sehinggaterbentuklah PNI Osa-Usep (ketuanyaOsa Maliki dansekretarisjendralnyaUsepRanuwijaya). Dengandemikian, PNI pecahmenjadidua.
Padabidang agrarian danpertanian, PKI menjadiormasnya, BarisanTani Indonesia (BTI) berhasilmengacaukanpelaksanaanlandreformdi beberapatempatdanmelakukanaksisepihakdalambentukpenyerobotantanahseperti di Klaten, Boyolali, Kediri (PeristiwaJengkol) dan Sumatera Utara (Peristiwa Bandar Betsy). Aksisepihakitubertujuanuntukmengacaukankeadaandansebagaialatukuruntukmengetahuireaksidantindakan yang akandilakukanolehpihak ABRI. Dalamusahamempengaruhi ABRI, PKI mempergunakanjalurresmidantidakresmi. JalurresmiadalahkomisarisPolitikNasakom yang mendampingiPanglimaatauKomandanKesatuan. Sedangkanjalurtidakresmiadalahmelalui Biro Khusus yang diketuaiolehKamaruzaman (Syam). TernyatamelaluipenempatanKomisarisPolitikNasakom yang terdiriatas PNI dan NU, PKI kurangberhasilkarenaketangguhansikappimpinan ABRI. ABRI mampumenanggulangipengaruh PKI, bahkandapatmenjadipenghalang PKI dalamusahanyamembentuknegarakomunis. Olehkarenaitu, padaperistiwaGerakan 30 September, yang dijadikansasaran PKI adalah ABRI, khususnyaAngkatanDarat.
Republik Rakyat Cina (RRC) menyarankan agar presidenSoekarnomembentukAngkatanKelimauntukmelengkapiangkatan yang sudahadadengantujuanuntukmemperkuatkedudukan PKI. PresidenSoekarnotidaksetujudenganpembentukanangkatankelima, dandengantegasditolakolehpimpinanAngkatanDarat.Akhirnya, PKI menganjurkan agar dibentukKabinetNasakom. Namunanjurantersebutmembawahasilsedikit, yaitudengandiangkatnyabeberapatokoh PKI, sepertiD.N.Aidit, M.H Lukman, danNyotoMenjadiMenteri Negara.

Demikianartikelinisayabuatdengansebagaimanamestinya. Semogadapatmenambahpengetahuanpembaca. Kritikdan saran yang membangunsangatsayaharapkanuntukmembantupembuatanartikelselanjutnya yang lebihbaiklagi. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar